Berlangsung Ricu, Belasan Pengurus Bulutangkis Manado Sebut Muskot PBSI Manado Tak Sesuai Aturan Organisasi 

oleh -323 Dilihat
oleh

MANADO, Onesiaa.com – Musyawarah Kota (Muskot) Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kota Manado berlangsung ricu yang digelar Lagoon Hotel, Rabu (17/12/2025). Dimana, belasan Ketua Pengurus Bulutangkis (PB) secara terbuka melayangkan protes dan menuding pelaksanaan Muskot tersebut sarat persoalan hukum serta tidak sesuai dengan aturan organisasi.

Pada kesempatan tersebut, Ketua PB Nausad, Rahman Pakaya mengungkapkan, para pengurus PB menilai Muskot yang digelar tidak memiliki dasar yang kuat.

“PBSI Manado sebelumnya telah melaksanakan Muskot pada 8 Oktober 2025, yang diikuti oleh sebagian besar pengurus PB. Dalam Muskot tersebut, Mahmud Turuis terpilih sebagai Ketua PBSI Kota Manado. Namun hingga kini, hal tersebut belum disahkan oleh Pengurus Provinsi (Pengprov) PBSI Sulawesi Utara (Sulut),” katanya kepada awak media.

Dirinya mengatakan, selain tidak disahkan, Pengprov PBSI Sulut justru kembali menggelar Muskot dengan alasan bahwa Muskot sebelumnya dinilai tidak sesuai dengan peraturan Pengurus Pusat (PP) PBSI.

“Kami menuntut untuk segara melakukan pelantikan, tidak usah lagi lakukan pemilihan,” ungkapnya.

Rahman menambahkan, kondisi tersebut memicu kekecewaan dan penolakan dari belasan ketua PB yang hadir.

“Keputusan untuk menggelar Muskot ulang tanpa penyelesaian yang jelas terhadap hasil Muskot sebelumnya berpotensi menimbulkan konflik organisasi dan mencederai prinsip demokrasi dalam pembinaan olahraga bulutangkis di Kota Manado,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Umum PBSI Sulut, Dr. Donald K. Monintja, S.Sos mengatakan, pelaksanaan Muskot 8 Oktober 2025 tidak memenuhi syarat atau telah dinonaktifkan berdasarkan ketentuan PP PBSI.

“Berdasarkan ketentuan PP PBSI, Muskot 8 Oktober 2025 diserahkan oleh, PBSI Sulut, maka dari itu kami melaksanakan Muskot ulang,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi Muskot masih diwarnai perdebatan, sementara para pengurus PB mendesak adanya kejelasan dan kepastian hukum dari Pengprov PBSI Sulut maupun Pengurus Pusat PBSI terkait keabsahan Muskot PBSI Kota Manado. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.