Cakupan Kepesertaan JKN Sulut Capai 99,1 Persen, Lima Kabupaten/Kota Terima UHC Award 2026

oleh -188 Dilihat
oleh

MANADO, Onesiaa.com – Sebagai bagian dari dukungan terhadap pelaksanaan UHC Awards Tahun 2026, Provinsi Sulawesi Utara menunjukkan capaian yang baik dalam implementasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Hingga 31 Desember 2025, cakupan kepesertaan JKN di Provinsi Sulawesi Utara telah mencapai 99,1 persen dari total jumlah penduduk sebanyak 2.631.346 jiwa, dengan tingkat keaktifan peserta sebesar 81,4 persen. Capaian ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam menjamin akses layanan kesehatan yang menyeluruh bagi masyarakat.

Sejumlah kabupaten dan kota di wilayah kerja Kantor Cabang Utama (KCU) Manado BPJS Kesehatan berhasil memenuhi kriteria Universal Health Coverage (UHC) dan menerima UHC Award 2026, yaitu:

Kabupaten Minahasa Utara

Tingkat keaktifan peserta JKN di Kabupaten Minahasa Utara mencapai 205.944 jiwa, atau 89,3 persen dari total jumlah penduduk sebanyak 230.721 jiwa.

Kota Bitung

Di Kota Bitung, jumlah peserta JKN aktif tercatat sebanyak 203.088 jiwa, atau setara dengan 93,7 persen dari total penduduk sebanyak 216.703 jiwa.

Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (SITARO)

Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro mencatat peserta JKN aktif sebanyak 60.854 jiwa, atau 86,9 persen dari total penduduk sebanyak 70.000 jiwa.

Kabupaten Kepulauan Sangihe

Jumlah peserta JKN aktif di Kabupaten Kepulauan Sangihe mencapai 128.514 jiwa, atau 94,5 persen dari total penduduk sebanyak 136.025 jiwa.

Kabupaten Kepulauan Talaud

Kabupaten Kepulauan Talaud mencatat peserta JKN aktif sebanyak 80.878 jiwa, atau 80,2 persen dari total penduduk sebanyak 100.882 jiwa.

Kepala Cabang Utama Manado,.BPJS Kesehatan, Betsy M. O. Roeroe, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari sinergi berkelanjutan antara BPJS Kesehatan dan pemerintah daerah.

“Capaian Universal Health Coverage di Provinsi Sulawesi Utara merupakan hasil nyata dari komitmen dan kolaborasi yang kuat antara BPJS Kesehatan dan pemerintah daerah. Keberhasilan ini menunjukkan keseriusan seluruh pemangku kepentingan dalam memastikan masyarakat memperoleh perlindungan kesehatan yang adil dan merata melalui Program JKN,” ujar Betsy.

Ia menambahkan bahwa UHC Award 2026 diharapkan menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus menjaga keberlangsungan kepesertaan aktif sekaligus meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi peserta JKN.

“Penghargaan ini menjadi pemacu semangat untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga keberlanjutan Program JKN demi terwujudnya masyarakat yang sehat dan sejahtera,” tutupnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.