Dukungan Menguat, Moureen Pongantung Hantar Nicolaus Tangapo Mendaftar Calon Kuntua Pineleng Dua

oleh -47 Dilihat
oleh

PINELENG, Onesiaa.com – Dukungan semakin menguat untuk Nicolaus Tangapo sebagai Calon Hukum Tua Desa Pineleng Dua, Kamis (16/4/2026). Dimana, ada satu sosok yang berjalan tanpa jarak, tanpa sekat. Ia tidak berdiri di depan sebagai pejabat. Ia tidak menjaga jarak sebagai anggota DPRD,  hari itu, ia memilih berjalan di tengah bersama warga, bersama harapan. Sosok itu, adalah Moureen Maria Pongantung.

Langkahnya tenang, namun penuh makna. Sebagai wakil rakyat dari Pineleng, Tombulu, dan sekitarnya, Moureen sudah lama dikenal bukan karena jabatannya semata, tetapi karena kehadirannya yang nyata di tengah masyarakat.

Ia terbiasa datang bukan saat ramai, tetapi justru ketika warga membutuhkan. Ia mendengar lebih banyak daripada berbicara, dan bekerja tanpa perlu banyak sorotan.

Namun hari itu terasa berbeda. Di tengah kirab budaya, doa lintas iman, dan wajah-wajah penuh harap, kehadiran Moureen seperti menjadi penegas bahwa perjuangan seorang anak desa tidak pernah benar-benar sendiri.

Tak ada kalimat. Tapi kehadirannya mendampingi Nicolaus cukup untuk membuat siapa pun yang melihat, mengerti bahwa yang sedang terjadi hari itu bukan hanya proses demokrasi, melainkan perjumpaan antara harapan dan ketulusan.

Sebagai politisi, ia telah melalui banyak ruang formal. Namun di jalan-jalan desa itu, di antara warga yang berdiri di depan rumah mereka, Moureen kembali menjadi dirinya yang paling utuh: bagian dari masyarakat itu sendiri.

Ia tidak datang membawa janji. Ia datang membawa keyakinan, bahwa ketika seseorang melangkah dengan niat tulus untuk mengabdi, maka yang dibutuhkan bukan hanya dukungan, tetapi juga kehadiran yang menguatkan.

Dan hari itu, Moureen Pongantung memilih untuk hadir. Bukan sekadar sebagai wakil rakyat. Tetapi sebagai penjaga harapan.

Dalam balutan suasana yang haru, kehadiran Moureen seperti menjadi jembatan antara harapan masyarakat dan langkah pengabdian yang sedang dimulai. Ia tidak mengambil panggung, tetapi justru menguatkan panggung itu agar tetap berdiri kokoh. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.