Pastikan Akurasi Data Penduduk Miskin Ekstrem, Pemkot Manado Gelar Pertemuan bersama Camat, Lurah dan Ketling

oleh -163 Dilihat
oleh

MANADO, Onesiaa.com – Pemerintahan Kota (Pemkot) Manado menggelar pertemuan strategis bersama para Camat dan Lurah serta Ketua Lingkungan (Kaling) se-Kota Manado yang dipimpin langsung Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado, Andrei Angouw dan dr Richard Sualang (AARS) bertempat di Ruang Serbaguna Kantor Wali Kota Manado,  Senin (10/8/2026).

Pertemuan tersebut, bertujuan untuk memastikan akurasi data kependudukan, khususnya terkait penanganan kemiskinan dan kemiskinan ekstrem. Pada kesempatan tersebut, turut hadir juga Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Manado, dr Steaven Dandel MPh, Ketua Badan Kerjasama Antar Umat Beragama (BKSAUA) Kota Manado, Pdt. Judi Tunari, M.Teol, Kepala Dinas Sosial Manado, Lenda Pelealu, Kepala Dinas Kominfo, Yanti Mongkauw SE beserta Tim Manado Hub.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Andrei Angouw dan Wakil Wali Kota Richard Sualang membuka ruang dialog langsung dengan para Ketua Lingkungan. Fokus utama diskusi adalah pendataan warga yang terdampak kemiskinan, termasuk identifikasi kasus kemiskinan ekstrem yang masih melanda sebagian warga Manado.

Pemkot Manado melakukan penelusuran mendalam melalui data yang tersedia. Bahkan, Wali Kota dan Wakil Wali Kota secara detail mengecek satu per satu nama warga yang masuk dalam kategori miskin dan miskin ekstrem di berbagai kelurahan. Langkah ini diambil untuk memastikan tidak ada warga yang terlewat dari bantuan maupun terjadi kesalahan sasaran.

Wali Kota Andrei menekankan, bahwa input data dari setiap Ketua Lingkungan sangat krusial. Tujuannya adalah agar data kependudukan (Capil) menjadi bersih (clear) dan tidak terjadi pembiasan atau ketimpangan informasi antara kondisi riil di lapangan dengan database pemerintah.

“Input data dari Kaling ini penting supaya data capil itu clear, tidak terjadi pembiasan data,” kata Wali Kota Andrei.

Menindaklanjuti hal tersebut, Wali Kota menginstruksikan Kepala Dinas Sosial untuk segera melakukan asesmen lapangan.

Dinas Sosial diminta memberikan catatan rinci mengenai siapa saja warga yang benar-benar pantas menerima bantuan pemerintah berdasarkan kondisi faktual mereka.

Wali Kota berharap data mengenai warga miskin ekstrem dapat dilengkapi secara akurat. Kelengkapan data ini akan menjadi pijakan utama bagi Pemerintah Kota Manado dalam merumuskan kebijakan dan menyalurkan fasilitasi yang sesuai dengan kebutuhan spesifik setiap individu atau keluarga.

“Subsidi dari pemerintah akan melihat kondisi ini, sehingga data penting menjadi pijakan dalam mengambil kebijakan,” ujar Wali Kota Andrei Angouw.

Dengan pendekatan berbasis data yang valid dan verifikasi tingkat lingkungan, Pemkot Manado optimis dapat menekan angka kemiskinan ekstrem dan memastikan bantuan sosial tepat sasaran kepada mereka yang paling membutuhkan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.