Pastikan Program Terkoordinasi dan Terukur, Perkim Manado Gelar In House Training

oleh -184 Dilihat
oleh

MANADO, Onesiaa.com – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Manado menggelar In House Training terkait koordinasi dan sinkronisasi tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) Bidang Kawasan Permukiman di Hotel Granpuri Manado, Kamis (12/02/26).

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperkuat koordinasi dan sinkronisasi internal guna meningkatkan kinerja perangkat daerah, khususnya dalam pelaksanaan tupoksi Bidang Kawasan Permukiman.

Kepala Dinas Perkim Kota Manado, Peter A. Eman, ST, MT, dalam sambutannya menegaskan bahwa penguatan kapasitas dan keselarasan kerja antarbidang sangat diperlukan untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan perumahan dan kawasan permukiman di Kota Manado.

“Melalui kegiatan ini, kita menyamakan persepsi, mempertegas tugas dan tanggung jawab masing – masing, serta memastikan seluruh program berjalan terkoordinasi dan terukur. Kinerja yang baik harus dimulai dari pemahaman tupoksi yang jelas dan sinergi yang kuat,” kata Peter Eman.

Dirinya menyampaikan bahwa sektor perumahan dan kawasan permukiman di Kota Manado masih menghadapi sejumlah persoalan mendasar, mulai dari backlog perumahan, keberadaan rumah tidak layak huni (RTLH), hingga kawasan permukiman kumuh yang membutuhkan penanganan serius dan berkelanjutan.

“Permasalahan ini tidak bisa diselesaikan secara parsial. Diperlukan perencanaan yang matang, data yang akurat, serta koordinasi yang solid agar setiap program intervensi benar-benar tepat sasaran,” tegasnya.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan sosialisasi pendataan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebagai bagian dari upaya pembaruan dan validasi data di lapangan. Pendataan yang akurat dinilai menjadi kunci dalam menentukan prioritas penanganan serta mendukung program bantuan dan peningkatan kualitas rumah masyarakat.

Peter Eman menambahkan bahwa data yang valid dan terintegrasi akan menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan serta pengusulan program ke pemerintah pusat maupun provinsi.

“Kita harus memastikan bahwa setiap rumah yang masuk kategori tidak layak huni benar-benar terdata dengan baik, sehingga intervensi yang dilakukan tepat sasaran dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

Diharapkan, melalui kegiatan ini, kinerja organisasi semakin optimal dan mampu mendorong terwujudnya pembangunan perumahan dan kawasan permukiman yang layak, aman, dan berkelanjutan di Kota Manado. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.