Pemkot Manado Gelar Tatap Muka bersama Pimpinan Rumah Ibadah Se-Kota Manado

oleh -12 Dilihat
oleh

MANADO, Onesiaa.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Manado bersama Badan Kerjasama Antar Umat Beragama (BKSAUA) Kota Manado menggelar Tatap Muka Triwulan I bersama pimpinan rumah ibadah se-Kota Manado, yang dilaksanakan di Aula Serbaguna Kantor Wali Kota Manado, Jumat (13/3/2026).

Kegiatan ini menjadi forum silaturahmi sekaligus koordinasi antara pemerintah dan para tokoh agama dalam menjaga kerukunan serta kondusifitas kehidupan masyarakat di Kota Manado.

Wali Kota Manado Andrei Angouw dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh tokoh agama yang selama ini terus bersinergi dengan pemerintah dalam membina kehidupan masyarakat.

Menurutnya, tokoh agama memiliki peran strategis karena merupakan pihak yang paling sering berinteraksi dengan masyarakat.

“Terima kasih atas kerja sama yang baik selama ini. Saya berharap sinergitas antara pemerintah dan para tokoh agama terus terjalin dengan baik, karena tokoh agama merupakan pihak yang paling sering berinteraksi dengan masyarakat,” ujar Wali Kota.

Ia juga mengingatkan agar para tokoh agama dapat menyampaikan kepada jemaat mengenai pentingnya menjaga kebersihan, khususnya saat menggelar kegiatan keagamaan.

Wali Kota menegaskan agar setiap kegiatan keagamaan memperhatikan pengelolaan sampah sehingga tidak meninggalkan tumpukan sampah setelah kegiatan selesai.

“Kalau ada kegiatan keagamaan, tolong setelah kegiatan selesai sampahnya langsung dibersihkan. Jika kegiatannya besar bisa berkoordinasi dengan kecamatan atau Dinas Lingkungan Hidup, tapi panitia juga harus ikut bertanggung jawab,” tegasnya.

Selain itu, ia juga meminta dukungan tokoh agama dalam mensosialisasikan kebijakan Pemerintah Kota Manado terkait pembatasan penggunaan kantong plastik sekali pakai. Kebijakan ini bertujuan mengurangi volume sampah plastik di Kota Manado.

“Ini perlu disampaikan kepada masyarakat agar mulai mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan menggunakan tas yang dapat dipakai berulang kali,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga menyoroti pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Ia mengajak tokoh agama untuk merangkul seluruh masyarakat, termasuk mereka yang belum aktif dalam kehidupan keagamaan.

“Tokoh agama diharapkan bisa merangkul masyarakat yang belum terjangkau, atau yang saya sebut ‘domba-domba yang hilang’, agar semua masyarakat bisa terlibat dalam kehidupan sosial dan keagamaan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wali Kota juga menekankan pentingnya membangun etos kerja yang tinggi di tengah masyarakat demi meningkatkan kesejahteraan.

Ia juga mengajak para tokoh agama untuk terus menjaga komunikasi yang baik antar umat beragama di lingkungan masing-masing sehingga dapat menjadi teladan bagi masyarakat dalam menjaga kerukunan.

“Tokoh agama harus memberi contoh komunikasi yang baik antar sesama, sehingga jemaat dan masyarakat juga bisa hidup rukun dan saling menghargai,” tambahnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Manado dr Richard Sualang, Kapolresta Manado, Ketua BKSAUA Kota Manado Pdt Juddy Tunari, Asisten I Pemerintah Kota Manado Julises Oerlers, Kabag Kesra Janny Ohy, Kaban BKSDA, pengurus BKSAUA, para tokoh agama se-Kota Manado serta tamu undangan lainnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.