MANADO, Onesiaa.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Manado menerima bantuan makanan pemulihan gizi kepada balita bermasalah Gözi (Stunting atau Resiko Stunting) oleh PT Angkasa Pura Indonesia (Apindo) yang dilaksanakan di Ruang Rapat Pierre Tendean Kantor Cabang Angkasa Pura Manado, Jumat (24/10/2025).
Pada kesempatan itu, dipimpin langsung oleh General Manager – KC Bandara Internasional Sam Ratulangi (Samrat) Manado, Radityo Ari Purwoko serta dihadiri Wali Kota Manado yang diwakilkan oleh, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Manado, Boby. C Kereh, SH, M.A, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Manado, Irene Angouw Pinontoan, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk & KB Manado, Steven Tumiwa, S.Pd., M.Pd, Kepala Puskesmas Paniki Bawah, dr. Debra Rumengan, Camat Mapanget, Deysle Kalalo, SE MAP.
Pada kesempatan tersebut, Radityo Ari Purwoko mengatakan, sehubungan dengan pelaksanaan kegiatan Penyaluran Program “Injourney Airports Sehat”. Pada kesempatan yang baik dan senantiasa penuh berkah ini, mari kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, karena kita semua masih diberi kesempatan, kekuatan, dan kesehatan sehingga kita dapat berkumpul di tempat ini untuk bersama-sama menghadiri kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TISL) Bandara Sam Ratulang Manado.
“Sebagaimana kita ketahui bersama permasalahan Stunting masih menjadi tantangan serius yang kita hadapi dimana stunting bukan sekedar masalah pertumbuhan fisik, tetapi juga menyangkut masa depan generasi kita,” katanya.
Lebih lanjut dikatakannya, PT Angkasa Pura Indonesia secara keseluruhan melalui Tanggung Jawabi Sosial dan Ungkungannberkomitmen dalam salah satu programnya yaitu untuk ikut ambil bagian dalam upaya percepatan penurunan angka stunting yang tentunya sejalan dengan program nasional dan arahan Pemerintah. Program ini bukan hanya kegiatan ceremonial, tapi ini adalah bentuk tanggung jawab dan kepedulian kami terhadap masyarakat sekitar khususnya diwilayah sekitar Bandara Sam Ratulangi Manado untuk kota Manado.
“Pemberian Makanan bergizi ni kami berikan untuk 22 anak balita bermasalah glo stai stunting selama 90 hari berturut turut khusus untuk kota Manado dart haul data dari Kantor Dinas Pengendalian Penduduk & Keluarga Berencana Kota Manado,” ujarnya.
Purwoko juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak dari Pemerintah Kota Manado, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Manado.
“Saya selaku General Manager PT Angkasa Pura indonesia Bandara Sam Ratulang Manado ingin menyampaikan terimakasih kepada seluruh pihak dari Pemerintah Kota Manado, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Manado dan para perangkat kelurahan kota Manado terlebih khusus kepada Bapak Wakil Walikota untuk mendukung terlaksananya kegiatan yang disalurkan lewat program T154, ini kami berharap semogs bantuan ini dapat memberi manfaat yang nyata, dan menjadi Langkah berkelanjutan dari uneng jangka panjang dalam membang Masyarakat yang lebih sehat dan Sejahtera,” pungkasnya.
Perluh diketahui tujuan dari pelaksanaan tersebut dalam adalah memberikan dukungan kepada keluarga lurang mampu yang memiliki risiko tinggi terhadap stunting, khususnya ibu hamil, ibu menyusui atau yang memiliki anak usia di bawah dua tahun (baduta), anak usia 0-23 bulan (baduta), dan balita usia 24-59 bulan. Dengan pendekatan ini, Genting mendorong masyarakat untuk membantu sejuta keluarga berisiko stunting di seluruh Indonesia. Dengan peserta 22 orang Anak Stunting dan beresiko Stunting bersama orang tua.
Bantuan Genting diberikan oleh PT. Angkasa Pura Manado selama 90 hari untuk 22 orang anak dengan nilai Rp. 40.000/hari/anak. Pada kesempatan ini dengan hormat dimohon Bapak Wakil Wali Kota Manado dapat membuka dan memberikan arahan dalam kegiatan ini Demikian laporan kami. Terima Kasih Tuhan Memberkati. (Reza)











