Tunjang Program GEMA MAKASE, Kepala SMPN 5 Manado Minta Tambahan Kelas

oleh -197 Dilihat
oleh

MANADO, Onesiaa.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Manado telah melaunching Gerakan Masyarakat Manado Kembalikan Anak Bersekolah (GEMA MAKASE) pada 1 Oktober 2026, Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 5 Manado, Anita L Manoppo SPd memberikan mendukung penuh program yang digagas oleh, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Manado.

‎”Program GEMA MAKASE yang baru saja dilaunching oleh Pemerintah Kota Manado adalah program yang sangat baik bagi anak-anak kita untuk menuju Indonesia Emas nantinya. Namun, untuk menunjang Program yang sangat baik ini, kami meminta untuk menambah ruangan kelas karena, saat ini SMPN 5 Manado masih kekurangan ruangan kelas,” kata Anita kepada Media Onesiaa.com, Rabu (7/10/2026).

‎Anita mengatakan, SMPN 5 Manado bersedia menerima siswa yang ingin bersekolah terlebih khusus bagi siswa dan siswi yang terkendala oleh ekonomi.

‎”Di SMPN 5 Manado masih bisa untuk menampung para calon murud yang ingin bersekolah, tapi jika berkenan kami bisa meminjam bangunan yang ada di depan sekolah kami, Ex Kantor Camat Tuminting yang saat ini digunakan untuk Bank Sampah. Bangunan itu, pernah kami pinjam waktu yang lalu, tapi tentunya harus diperbaik, mengingatkan banyak murid yang putus sekolah berada di Kecamatan Tuminting ini,” ungkapnya.

‎Dirinya juga mengajak para orangtua untuk bekerjasama dan mendukung program GEMA MAKASE agar bisa menunjang pendidikan anak di Kota Manado.

“Saya berharap, para orangtua bisa bekerjasama dan mendukung program yang sangat baik ini, karena merekalah yang menjadi ujung tombak untuk mengajak para siswa dan siswi agar bisa bersekolah,” harapnya.

‎Perlukah diketahui, menurut data yang tercatat, terdapat sekitar 6.000 anak di Kota Manado yang terhenti pendidikannya. Maka dari itu, Pemerintah Kota Manado meluncurakan program GEMA MAKASE untuk meningkatkan kesadaran bahwa pendidikan adalah hak setiap anak, membangun komitmen pemerintah, satuan pendidikan, keluarga dan masyarakat, mendorong keterlibatan kecamatan dan kelurahan dalam pendampingan anak, serta memperkuat sinergi lintas perangkat daerah agar gerakan ini berkelanjutan.

‎Hasil yang diharapkan adalah terbangunnya pemahaman dan komitmen bersama, terjalinnya kolaborasi lintas sektor, dan terwujudnya Kota Manado yang inklusif di mana setiap anak memperoleh kesempatan untuk bersekolah. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.