Usai Dilantik, Hukum Tua Nicolaus Tangapo: Saya Berdiri Disini Sebagai Pelayan Masyarakat Desa, Tidak Ada Lagi Kotak-kotak

oleh -54 Dilihat
oleh

PINELENG, Onesiaa.com – Usai dilantik oleh, Bupati Minahasa, Robby Dondokambey yang dilaksanakan di Gedung Wale Ne Tou Minahasa pada Selasa (14/7/2026) pagi tadi, Nicolaus Tangapo langsung menyatakan komitmennya untuk merangkul semua masyarakat desa sebelumnya menginjakkan kaki kembali di Desa Pineleng Dua.

Nicolaus sadar, gesekan selama masa pemilihan sering kali meninggalkan goresan di hati warganya. Target utamanya bukanlah merombak fisik desa, melainkan menyatukan hati yang sempat terbelah.

”Bagi saya pribadi, arahan Bapak Bupati adalah komitmen yang harus wujud nyata di Pineleng Dua. Mulai hari ini, tidak ada lagi pendukung Nicolaus atau pendukung calon lain. Kotak-kotak itu sudah runtuh. Saya berdiri di sini sebagai pelayan bagi seluruh masyarakat desa tanpa terkecuali. Kami akan saling menghormati dan berjalan beriringan,” kata Hukum Tua Desa Pineleng Dua Terpilih Nicolaus Tangapo.

Suami Sherly Manoppo ini tidak ingin menjadi pemimpin yang hanya duduk di balik meja. Sinergi yang diminta oleh Bupati akan ia mulai dari bawah.

“Saya akan merangkul BPD, tokoh adat, tokoh agama, pemuda, dan seluruh elemen masyarakat. Saya ingin mendengar langsung detak jantung kebutuhan warga. Pintu rumah saya akan selalu terbuka untuk dialog, karena desa ini milik kita bersama, bukan milik hukum tua saja,” tutur dia.

Nicolaus juga berkomitmen penuh untuk menjaga irama pembangunan agar tetap satu garis komando dengan visi Pemerintah Kabupaten.

”Kami akan selalu berkoordinasi dan membangun komunikasi yang baik dengan Pemkab Minahasa. Pembangunan di Pineleng Dua harus searah dengan program daerah agar dampaknya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat secara maksimal,” pungkasnya.

Ketika prosesi berakhir dan Gedung Wale ne Tou perlahan mulai sepi, Nicolaus melangkah keluar menuju kendaraan yang akan membawanya pulang ke Pineleng Dua. Langkahnya mantap. Baginya, seragam putih ini mungkin akan kotor oleh debu-debu pekerjaan di desa, tetapi komitmen dan ketulusan hatinya untuk masyarakat akan tetap dijaga bersih. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.