MANADO, Onesiaa.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Manado menggelar Upacara pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke-81 yang dipimpin langsung Wali Kota Manado. Andrei Angouw selaku Inspektur Upacara yang bertempat di Lapangan Sparta Tikala, Senin (17/8/2026).
Pengibaran Sang Saka Merah Putih dilaksanakan oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Manado dan dilanjutkan dengan pembacaan teks Pancasila oleh Wali Kota Andrei Angouw serta pembacaan teks proklamasi oleh Ketua DPRD Kota Manado Dra Aaltje Dondokambey.
Seluruh rangkaian acara berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh semangat kebangsaan.
Dalam kesempatan itu, hadir juga Wakil Wali Kota Manado, dr Richard Sualang, Ketua DPRD Kota Manado, Dra Aaltje Dondokambey, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Manado, dr Steaven Dandel serta unsur Forkopimda Kota Manado, termasuk Ketua Pengadilan Negeri Manado, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Manado, Komandan Denpom, Komandan Kodim 1309/Manado, dan Kapolres Manado, jajaran Pimpinan Perangkat Daerah (SKPD), Camat, Lurah, serta ribuan peserta upacara yang terdiri dari ASN, TNI, Polri, pelajar, mahasiswa, dan elemen masyarakat Kota Manado.
Kehadiran para pimpinan daerah dan instansi vertikal ini menunjukkan soliditas dan kebersamaan seluruh komponen bangsa di Bumi Beringin dalam merayakan kemerdekaan.
Dalam amanatnya, Wali Kota Andrei Angouw mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk merefleksikan makna kemerdekaan ke-81 ini dengan tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”. Ia menekankan bahwa kedaulatan harus dijaga melalui persatuan, keadilan ditegakkan melalui integritas, dan kemakmuran dicapai melalui kerja keras dan inovasi bersama.
“Kemerdekaan bukan akhir dari perjuangan, melainkan awal dari tanggung jawab kita untuk membangun negeri ini menjadi lebih baik. Mari kita isi kemerdekaan ini dengan karya nyata bagi kemajuan Kota Manado dan Indonesia,” kata Wali Kota Andrei
Usai upacara, suasana kegembiraan terus terasa di sekitar Lapangan Sparta Tikala, diharapkan dapat semakin memperkuat semangat nasionalisme dan gotong royong dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan. (*)











