Yudho Hermanto Jabat Kapolda Sulut Gantikan Roycke Langie

oleh -72 Dilihat
oleh

MANADO, Onesiaa.com – Jabatan Kapolda Sulawesi Utara (Sulut) mendapatkan perganti tangan. Dimana, Brigjen Pol Yudho Hermanto dipercayakan menjabat sebagai Kapolda Sulut, menggantikan Irjen Pol Roycke Harry Langie.

Yudho Hermanto bukan sosok baru di lingkungan Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri. Sejak 12 Maret 2025, ia menjabat sebagai Karopaminal Divpropam Polri. Kini, perwira tinggi lulusan Akpol 1997 ini akan segera menyandang pangkat jenderal bintang dua.

Sepanjang kariernya, Yudho dikenal banyak berkecimpung di bidang Propam. Sebelum menjabat Karopaminal, ia lebih dulu menduduki posisi Sesropaminal Divpropam Polri.

Jejak Karier Kapolda Sulut Baru
Berikut rekam jejak jabatan Brigjen Pol Yudho Hermanto:
Kapolsek Cilegon
Kapolres Salatiga (2015)
Kapolres Cilacap (2016)
Kasubbag Trimlap Bagyanduan Divpropam Polri (2017)
Kabid Propam Polda Banten (2020)
Kabagbinpam Ropaminal Divpropam Polri (2022)
Sesropaminal Divpropam Polri
Karopaminal Divpropam Polri (2025)
Kapolda Sulut (2026).

Roycke Langie Pecah Bintang Tiga, Jabat Astamaops Kapolri, kepindahan Yudho ke Sulut merupakan buntut dari promosi besar yang diterima Irjen Pol Roycke Harry Langie. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi mempromosikan Roycke Langie menjadi Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops Kapolri).

Promosi ini sekaligus memastikan putra asli Pakuweru, Minahasa Selatan tersebut pecah bintang tiga dan menyandang pangkat Komisaris Jenderal Polisi per Senin, 31 Agustus 2026. Roycke menggantikan posisi Komjen Pol Fadil Imran yang memasuki masa pensiun.

Dengan jabatan barunya, Roycke Langie akan memimpin Staf Utama Operasi (Stamaops) Polri — posisi strategis yang membantu Kapolri merumuskan kebijakan dan strategi operasi kepolisian secara nasional. Ia juga bertanggung jawab merencanakan, mengoordinasikan, dan mengendalikan operasi kepolisian di seluruh wilayah Indonesia.

Menanggapi promosi tersebut, Roycke Langie menyampaikan rasa syukurnya.

“Ini semua semata-mata adalah kasih karunia Tuhan. Saya sangat bersyukur kepada Tuhan atas kepercayaan besar ini dan siap menjalankan tugas negara dengan sebaik-baiknya,” ujarnya, Senin (31/8/2026).

Pergantian pucuk pimpinan di dua posisi strategis ini diharapkan membawa penyegaran, baik bagi soliditas kamtibmas di Sulut maupun bagi peningkatan strategi operasi kepolisian secara nasional. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.