KOTAMOBAGU, Onesiaa.com – Program Police Goes to School oleh Satuan Lalulintas Polres Kotamobagu, untuk mengedepankan penanaman nilai disiplin, adab, akhlak, serta edukasi keselamatan berlalu lintas kepada siswa SMP dan SMA di Kota Kotamobagu, tampaknya belum maksimal atau sesuai harapan dalam program tersebut.
Buktinya, terpantau setiap hari disaat jam pulang sekolah, hampir semua siswa SMP dan SMA mengendarai motor tidak menggunakan helem. Bahkan ada yang berboncengan tiga tidak memakai helm dan ugal-ugalan di jalan raya.
Lebih parahnya lagi, tidak ada pengawasan langsung dari personil Satlantas Polres Kotamobagu di jalan raya, seperti di persimpangan Kelurahan Molinow, Lampu Merah Kelurahan Mogolaing dan persimpangan Kelurahan Motoboi Kecil, untuk melakukan penindakan terhadap para siswa yang ugal-ugalan dan tidak menggunakan helm. Program Police Goes to School Satlantas Polres Kotamobagu terkesan hanya pencitraan saja.
“Setau kami baru-baru ini Satlantas Polres Kotamobagu yang dipimpin langsung Kasat Lantas Iptu Luster Simajuntak melakukan kunjungan di sekolah-sekolah SMP dan SMA, memberikan bimbingan kepada para siswa soal penanaman disiplin dan keselamatan berlalu lintas. Tapi kami lihat perilaku para siswa tidak ada perubahan dalam berkendara, rata-rata mereka kami lihat tidak pakai helm, dan tidak ada juga pengawasan dari personil satlantas di lapangan,” kata masyarakat, Selasa (7/10/2025).
Masyarakat, meminta kepada Satlantas Polres Kotamobagu agar lebih meningkatkan lagi pengawasan kepada para siswa yang yang mengendarai motor, agar program Police Goes to School tak hanya sebatas program saja tanpa ada bukti.
“Harusnya setiap pagi jam masuk sekolah dan waktu pulang sekolah para siswa yang mengendarai motor selalu dalam pengawasan dan bila perlu ditindak dengan melakukan penilangan,” ucapnya. (*)









